Manfaat Butyrate Bagi Kesehatan

Freshly grated parmigiano reggiano parmesan cheese.; Shutterstock ID 269346887; PO: today.com

Apa itu Butyrate ?
Butyrate merupakan asam lemak yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan, dan berperan penting terhadap penyakit-penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna, mulai dari penyakit autoimun, obesitas, sampai dengan kanker usus besar.
Mikrobiota saluran cerna kita dapat memproduksi Butyrate dari serat makanan yang kita konsumsi, dengan cara memfermentasikannya. Sisanya bisa kita dapatkan dari suplemen.
Sistem pencernaan kita memerlukan Butyrate untuk berfungsi secara optimal. Butyrate berperan dalam membantu pertumbuhan dinding sel saluran cerna, memastikan keseimbangan regenerasi sel-sel, serta sebagai sumber energi bagi sel-sel tersebut.

Manfaat Butyrate

Proteksi Kanker
Butyrate juga memiliki efek anti inflamasi kuat, yang berperan penting sebagai proteksi terhadap kanker usus besar. Efek anti inflamasi yang dihasilkan Butyrate bantu melawan efek radikal bebas dan mengurangi stress oksidasi.

Imunitas dan Autoimunitas
Efek anti inflamasi yang dihasilkan Butyrate memberi keuntungan bagi respon imun untuk dapat mengontrol sistem imun dengan baik. Keuntungan lain yang diperoleh antara lain membantu regulasi produksi dan perkembangan sel T di usus besar.
Dengan meregulasi sel T, akan membantu tubuh mengenali sel tubuh sendiri dan sel asing. Jika kemampuan tersebut berkurang, imunitas tubuh dapat berakhir dengan menyerang sel tubuh sendiri, seperti pankreas (pada Diabetes Tipe 1) atau tiroid.
Penelitian pada tikus, ditemukan bahwa Butyrate juga berperan memelihara kesehatan fungsi pertahanan usus dan mereduksi permeabilitas intestin yang abnormal (leaky gut). Fungsi pertahanan usus (gut barrier) berperan besar terhadap kesehatan imun dan mencegah terjadinya auto imunitas.

Terapi Penyakit Inflamasi Saluran Cerna
Penyakit inflamasi saluran cerna juga dikaitkan dengan kurangnya Butyrate (seperti Inflammatory Bowel Disease, termasuk Crohn’s Disease dan Ulcerative Colitis). Sebagai contoh, penderita IBD memiliki kemampuan mereduksi Butyrate yang lebih rendah, yang dapat berhubungan dengan gejala-gejala peradangan.
Kabar baiknya, penelitan baru-baru ini mengungkapkan bahwa suplemen Butyrate oral (4 gram per hari selama 8 minggu) mengurangi gejala penyakit Chron pada 9 dari 13 pasien. Penelitian ini telah dipublikasi pada tahun 2005 di NCBI.

Weight Loss

Obesitas juga merupakan salah satu komponen auto imun. Metabolisme mikrobiota usus menghasilkan asam lemak rantai pendek, seperti Butyrate yang berperan dalam kesehatan usus dan sirkulasi sistemik sehingga mempengaruhi metabolisme dari jaringan perifer.
Beberapa studi menunjukkan bahwa obesitas meningkatkan jumlah butyrate di feses. Penelitian lain menunjukkan bahwa orang dengan obesitas memiliki kemampuan lebih rendah dalam memfermentasi karbohidrat menjadi Butyrate. Orang dengan berat badan ideal memiliki lebih banyak bakteri penghasil Butyrate di usus dibandingkan orang dengan obesitas. Jika mikrobiota dari orang normal ditransplantasikan ke usus besar orang dengan gangguan metabolik, maka sensitivitas insulin si penerima tersebut meningkat bersamaan dengan kemampuan mereka memfermentasi karbohidrat menjadi Butyrate.
Butyrate juga dapat menekan nafsu makan dengan cara mempengaruhi kadar hormon di usus. Penelitian pada tikus, hal ini dapat mempengaruhi metabolisme dan pengeluaran energi, serta mendorong tubuh membakar lebih banyak lemak.

Sumber Butyrate

Dari mana kita mendapatkan sumber makanan yang mengandung butyrate ?
1. Mentega, dan beberapa makanan yang mengandung lemak susu. Contohnya, susu whole milk lebih banyak mengandung butyrate dibanding susu skim. Hal ini baik bagi orang yang dapat mentoleransi dairy products.
2. Makanan berserat. Konsumsi serat berkaitan dengan reduksi inflamasi dan meningkatkan kesehatan saluran cerna.
3. Suplemen, pilihan terbaik bagi orang dengan penyakit inflamasi saluran cerna yang mencegah mereka dari makan serat dalam jumlah banyak.
Kesimpulan
Butyrate hanya merupakan salah satu dari sekian hal yang dapat dilakukan oleh saluran cerna terhadap kesehatan kita. Dengan mengkonsumsi butyrate dapat melindungi kita dari risiko terhadap kanker usus, kelainan saluran cerna dan penyakit auto imun, serta obesitas.

Makan Malam Hari Lebih Cepat Tua?


Mengambil makanan di kulkas saat malam hari bukan hanya membahayakan perut, tapi juga resiko pada penampilan kulit. Menurut sebuah penelitian, makan di luar waktu normal dapat membuat kulit rentan terhadap efek merusak dari radiasi matahari.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Cell Reports, dilakukan penelitian terhadap tikus percobaan. Tikus-tikus diberi makan pada siang hari–di luar kebiasaan hewan nokturnal biasanya makan.

Mereka menemukan bahwa ketika mereka makan di luar waktu normal, mereka mengalami lebih banyak kerusakan kulit saat terkena sinar ultraviolet B (UVB) di siang hari dari pada di malam hari.

Hal itu terjadi karena pergantian waktu makan itu dikacaukan dengan enzim yang disebut xeroderma pigmentosum group A (XPA)–yang vital dalam membantu memperbaiki kerusakan kulit. Akibatnya, karena enzim kurang aktif di siang hari, kulit pun rentan terhadap sinar UV.

Sementara itu, tikus yang diberi makan selama jam normal mereka tidak menunjukkan perubahan pada enzim perbaikan kulit dan tidak terlalu beresiko terhadap sinar UVB.

Waktu makan juga mempengaruhi ritme sirkadian (jam biologis) di organ lain, seperti hati. Namun penelitian ini menegaskan bahwa mengubah waktu makan juga dapat menggeser jam tubuh kulit.

Temuan ini memang masih bersifat pendahuluan, dan karena eksperimen hanya dilakukan pada tikus, tidak jelas apakah waktu makan akan mempengaruhi enzim perbaikan kulit manusia dengan cara yang sama.

Jika memang terbukti memiliki mekanisme yang sama pada manusia, maka kita perlu berhati-hati dalam mengatur pola makan. Apalagi, sinar UV B berperan dalam terjadinya kanker kulit dan penuaan dini.

Tips Berhenti Merokok


Tips Berhenti Merokok Versi Ilmuwan

Berhenti merokok bukan hal mudah. Banyak yang menyarankan, jika belum pernah merokok, lebih baik tak usah coba-coba. Tak sedikit periset menyimpulkan penggunaan tembakau jadi penyebab sejumlah penyakit dan berisiko kematian.

Berbagai cara dilakukan agar orang sadar terhadap kesehatan dan berhenti merokok. Di Indonesia, pemerintah punya kebijakan cukai rokok yang tinggi. Selain itu, bungkus rokok kini tak lagi indah berkat gambar paru-paru busuk akibat isapan rokok. Harapannya, agar perokok semakin sadar akan bahaya merokok.

Tapi kampanye dari pemerintah itu tak menjamin efektif menghentikan penggunaan rokok di masyarakat. Niat berhenti merokok sebaiknya muncul dari diri sendiri.

Direktur Pusat Riset Tembakau dan Intervensi, Universitas Wisconsin, Michael Fiore kali ini kepada Business Insider memberikan tips berhenti merokok dengan pendekatan sains.

Teguhkan niat dan persiapan

Sebelum berhenti merokok, hal pertama yang mesti ditanamkan dalam pikiran adalah, tak ada cara yang mudah untuk berhenti dari ketergantungan tembakau.

“Berhenti merokok adalah kerja keras,” kata Fiore dikutip dari Business Insider (18/8).

Namun, Anda dapat mengkombinasikan beberapa taktik untuk membuat proses lebih mudah. Berhenti total merokok sangat memungkinkan terwujud, terlebih jika Anda pernah mencoba-coba berhenti meski untuk sementara.

Lembaga Kesehatan Nasional Amerika Serikat melalui SmokeFree.gov merekomendasikan setiap orang punya perencanaan agenda berhenti merokok. Perencanaan antara lain, menetapkan alasan berhenti merokok, apakah itu demi kesehatan atau keluarga.

Perencanaan ini juga sekaligus melibatkan orang sekitar Anda, seperti keluarga dan teman, mengetahui rencana tersebut dan mengidentifikasi pemicu yang mungkin membuat Anda mulai merokok lagi.

Ganti Nikotin dengan Permen Karet

Rokok mengandung nikotin, yakni substansi pada tembakau yang memberikan efek adiktif pada penggunanya. Fiore merekomendasikan untuk melakukan pengobatan sebagai komponen untuk berhenti merokok.

Berdasarkan Lembaga Kesehatan Nasional, terapi pengganti nikotin bisa berupa permen karet. Permen karet mampu mengurangi gejala penarikan diri dengan memberi Anda sedikit kandungan nikotin.

Pengobatan

Jika opsi di atas kurang manjur, maka Anda dapat mencoba pendekatan non nikotin. Fiore menyarankan untuk menggunakan varenicline atau lebih dikenal dengan nama Chantix. Terapi pengobatan ini mungkin dilakukan selama beberapa bulan awal menjalani proses.

Opsi lain adalah Zyban. Kedua obat ini berfungsi untuk menghalangi reseptor dan menjaga agar nikotin tidak mengaktivasi otak.

Konseling

Konseling juga bisa dilakukan sebagai upaya pendukung proses pengobatan. Fiore berkata, konseling bisa dilakukan dengan mengobrol bersama orang yang dicintai atau teman, atau bisa juga dengan kalangan profesional seperti psikolog.

Meditasi

Meski agak jarang didengar, tapi ada bukti bahwa meditasi bisa jadi ‘alat’ bagi mereka yang ingin berhenti merokok. Sebuah studi kecil pada 2013 menemukan bahwa 15 orang yang melakukan “Integrative Body-Mind Training,” sebuah bentuk pelatihan meditasi, dapat memangkas kebiasaan merokok hingga 60 persen. Peserta grup dalam studi itu merasakan tubuh dan pikiran yang santai dan tanpa efek mengurangi kebiasaan merokok.

Olah Raga

Olah raga selama satu jam bisa menjadi solusi lain melepas ketergantungan pada merokok. Anda bisa memilih ragam jenis olah raga seperti aerobik, lari, berenang, atau bersepeda.

Rokok Elektrik

Jika semua cara di atas gagal, e-cigarettes atau rokok elektrik mungkin dapat membantu Anda berhenti merokok. Rokok elektrik  memang mengandung nikotin, tapi tak ada kandungan senyawa berbahaya.

Rokok elektrik masih tergolong baru, belum ada yang menyebutkan risiko jangka panjang dari penggunaan rokok elektrik.

Walau tak ada risiko kanker dari penggunaan rokok elektrik, tapi penting untuk diketahui bahwa rokok elektrik hanya berperan sebagai ‘jembatan’ untuk terbebas dari rokok. Fiore mengingatkan untuk tidak menjadikan rokok elektrik sebagai pengganti rokok untuk penggunaan harian.

Pengaruh Rendahnya Testosterone Terhadap Daya Ingat

Oleh : dr. Elizabeth
Kepikunan atau lupa akan sesuatu / nama merupakan hal wajar dalam kehidupan. Namun jika hal tersebut terjadi lebih sering maka akan mempengaruhi kehidupan. Hal ini biasanya terjadi di atas usia 40 tahun dan disebabkan oleh gangguan hormonal / metabolik.
Menurut Alzheimer’s Association, pria lebih berisiko mengalami penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia yang menyebabkan turunnya daya ingat dan sulit berkonsentrasi / “brain fog”. Produksi testosterone pun mengalami penurunan sekitar 2% setiap tahunnya pada pria. Continue reading “Pengaruh Rendahnya Testosterone Terhadap Daya Ingat”

10 Makanan yang Jarang Diketahui Bermanfaat untuk Kesehatan Otak

Beberapa makanan telah menunjukkan manfaat dalam memperbaiki fungsi otak manusia, melawan tanda-tanda penurunan kognitif yang disebabkan oleh usia, serta membantu seseorang untuk tetap fokus terhadap sesuatu. Makanan yang kaya dengan nutrisi yang penting bagi otak pada akhirnya dapat melawan beberapa kelainan mental serta penyakit degeneratif otak. Makanan ini tidak hanya terasa lezat, tetapi juga mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk melindungi dan menjaga kesehatan otak manusia. Studi lebih lanjut menemukan bahwa terdapat hubungan antara apa yang kita makan dengan cara kita berpikir dan mengingat segala sesuatu. Inilah daftar 10 makanan yang kadang tidak disadari dapat menjaga kesehatan otak manusia: Continue reading “10 Makanan yang Jarang Diketahui Bermanfaat untuk Kesehatan Otak”

BAHAYANYA MENKOMSUMSI MINUMAN BERSODA

soda

Sebuah studi menemukan bahwa resiko Diabetes pada seseorang akan meningkat dua kali lipat pada individu yang menkonsumsi minuman bersoda 2 kali sehari, baik dengan pemanis murni maupun pemanis buatan.
Dari sebuah analisis lebih dari 2.800 individu, peneliti menemukan bahwa konsumsi minuman bersoda baik dengan pemanis murni ataupun buatan minimal 200 ml sehari berhubungan dengan peningkatan resiko seseorang menderita Diabetes tipe 2 maupun Diabetes tipe 1, LADA (Latent Autoimmune Diabetes of Adults). Continue reading “BAHAYANYA MENKOMSUMSI MINUMAN BERSODA”

Cara mengamplas kulit agar acne scar (bekas jerawat) hilang

Acne scar adalah kerusakan tekstur kulit yang disebabkan infeksi jerawat dengan penyembuhan yang tidak sempurna. Salah satu bentuk efek samping penyembuhan jerawat yang menyebabkan wajah jadi tidak rata selain flex atau noda hitam bekas jerawat. Acne scar / bopeng ini terjadi karena kerusakan lapisan kulit bagian dermis yang mengakibatkan timbul jaringan fibrotic/ jaringan parut dan juga kerusakan kolagen di kulit.
Continue reading “Cara mengamplas kulit agar acne scar (bekas jerawat) hilang”

Kombinasi Selenium dan CoQ10 mengurangi kematian akibat penyakit jantung sebanyak 50%

cardio

Diterjemahkan oleh
Dr Yesin Lae, AAM-ECARE,MM dari jurnal Cardio-Vascular Dietary Supplementation tanggal 24 Oktober 2016

Penelitian 5 tahun mengungkapkan kombinasi selenium dan CoQ10 terbukti menurunkan angka kematian cardiovascular secara drastis

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) adalah penyebab kematian tertinggi di negara maju, dengan jumlah kematiah sekitar 17 juta pertahun. Angka ini di atas jumlah kasus kanker. Continue reading “Kombinasi Selenium dan CoQ10 mengurangi kematian akibat penyakit jantung sebanyak 50%”