VITAMIN D MENURUNKAN RESIKO ADHD PADA BAYI

Tingginya kadar vitamin D dalam darah tali pusat selama masa kehamilan, dihubungkan dengan menurunnya resiko menderita ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) pada anak usia 2,5 tahun. Hal ini lah yang menyebabkan ada kesimpulan bahwa vitamin D memiliki efek melawan ADHD pada balita (menurut data dari studi OCC (Odense Child Cohort) ) Continue reading “VITAMIN D MENURUNKAN RESIKO ADHD PADA BAYI”
Laser Hair removal

Solusi cepat menghilangkan rambut yang tidak diinginkan
Rambut merupakan mahkota jika letaknya di kepala. Tetapi bagaimana dengan bagian tubuh lain ?
Seringkali secara estetik beberapa bagian tubuh yang ditumbuhi rambut terasa mengganggu, misalnya daerah ketiak, bikini line ( garis bikini), kaki , tangan, ataupun wajah.
Jika wajah ditumbuhi rambut yang cukup banyak dan lebat akan mengganggu penampilan dan sering membuat wajah terlihat kusam dan tidak cerah. Continue reading “Laser Hair removal”
Hindari Depresi Saat Menopause
Hindari Depresi Saat Menopause
oleh : dr. Elizabeth
Menopause merupakan fase transisi besar pada wanita karena terjadi perubahan hormon dalam tubuh. Tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi terhadap penurunan kadar estrogen dan progesteron saat memasuki fase menopause. Perubahan ini dapat menimbulkan gejala-gejala seperti mood swings, tidak bersemangat / low mood, bahkan depresi. Depresi pada wanita menopause dirasa 4x lebih hebat dibandingkan wanita di bawah 45 tahun. Continue reading “Hindari Depresi Saat Menopause”
Mengapa pengobatan bisa berbeda antar manusia
DALAM ILMU KEDOKTERAN 1+1 TIDAK SELALU SAMA DENGAN 2
Oleh: dr Yesin Lae, AAM-ECARE, MM

Ilmu kedokteran adalah salah satu ilmu yang paling rumit dan sulit di mengerti, setidaknya menurut saya, karena kita berhadapan dengan metabolisme manusia yang jelas berbeda antara yang satu dengan lainnya.
Pernahkah anda memperhatikan bila ada 2 orang saudara kandung dengan sakit dan derajat penyakit yang sama, misalnya flu, saat menkonsumsi obat yang sama hasilnya akan berbeda. Ada yang sembuh tapi lebih lama atau bahkan tidak sembuh sama sekali. Continue reading “Mengapa pengobatan bisa berbeda antar manusia”
WANITA INI SELAMAT DARI KANKER
WANITA INI SELAMAT DARI KANKER PAYUDARA BERKAT PEMERIKSAAN GENETIK KANKER
OLEH: dr.Yesin Lae, AAM-ECARE, MM

Claudia Schloeter tinggal di Houston Amerika, adalah seorang yang sangat teguh dalam menjalankan pola hidup sehat.
Selama 18 tahun dia bekerja sebagai seorang professional trainer yang membantu orang-orang berolah raga secara benar. Dan ia sendiri berolah raga secara teratur 6x seminggu.
7 tahun yang lalu merupakan masa yang berat buat Claudia, saat suatu hari ia meraba ada benjolan dipayudaranya. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dengan mamografi dan diikuti dengan biopsi, hasilnya divonis menderita kanker payudara grade II. Continue reading “WANITA INI SELAMAT DARI KANKER”
PENELITIAN KEDUA DOKTER INI MEMBUAT MEREKA DIGEMARI WANITA
PENELITIAN KEDUA DOKTER INI MEMBUAT MEREKA TERKENAL SEPERTI MAK EROT VERSI PASIEN WANITA

Kita di Indonesia, terutama yang tinggal di pulau Jawa, pasti kenal dengan sosok mak Erot, seorang wanita yang ahli memberikan terapi buat pria paruh baya buat masalah kejantanan. Continue reading “PENELITIAN KEDUA DOKTER INI MEMBUAT MEREKA DIGEMARI WANITA”
Pentingnya Hormon Estrogen Bagi Kesehatan Tulang
Osteoporosis yang berarti tulang keropos, disebabkan oleh kurangnya protein dan mineral, terutama Calsium sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah/fraktur. Insiden osteoporosis ini pada wanita lebih besar daripada pria karena penyusutan tulang sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Disini estrogen berperan untuk memelihara kekuatan tulang dengan mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang dan mencegah aktivitas penyerapan tulang oleh sel-sel osteoklas.
Sesudah menopause, kinerja indung telur akan mengalami penurunan sehingga produksi estrogen akan berkurang. Hilangnya estrogen pada saat menopause memiliki efek yang kritis pada kepadatan tulang. Sebelum masa menopause, hilangnya massa tulang pada wanita sama dengan yang terjadi pada pria (sekitar 3-5% per dekade) dan lebih berkaitan dengan gaya hidup yang bersifat menetap. Namun, sesudah menopause, massa tulang akan hilang sekitar 2% setiap tahunnya selama 5-10 tahun dan bersifat tetap sekitar 3% per dekade setelah usia 75 tahun.
Apakah kalsium saja cukup untuk mencegah osteoporosis saat menopause ?
Tidak cukup.
Di dalam tubuh, kalsium bekerja sinergis dengan bantuan hormon estrogen dalam mempertahankan kepadatan tulang. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 1990 dalam “Journal of Investigation endokrinologis” menunjukkan bahwa suplementasi estrogen pada wanita menopause meningkatkan kadar kalsitonin dalam darah. Peningkatan kalsitonin mencegah keropos tulang pada wanita dibandingkan pada kelompok yang tidak mengambil estrogen.
Selain itu, estrogen juga berfungsi menjaga keseimbangan antara sel penghancur tulang (osteoklas) dan sel pembentuk tulang (osteoblas) pada saat proses remodelling tulang. Estrogen bekerja spesifik dengan menghambat proses resorpsi/penyerapan tulang oleh osteoklas, sehingga tulang yang sudah diserap tadi akan diisi dengan tulang yang baru.
Pada wanita menopause, dimana kadar hormon estrogen menurun, jumlah tulang yang diserap lebih besar dari jumlah tulang baru yang menggantikan. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya penurunan massa tulang yang berakibat pada osteoporosis.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan di The Journal Of Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa terdapat penurunan angka fraktur/patah tulang pada wanita post menopause yang telah diterapi estrogen dibandingkan wanita yang tidak diterapi. Perbandingan kepadatan tulang / BMD (Bone Minreal Density) pun lebih terlihat signifikan pada pasien yang sedang diterapi dibandingkan dengan yang belum pernah atau pernah terapi tapi sudah berhenti.
Studi lain yang dilakukan Women’s Health, Osteoporosis, Progestin, Estrogen (HOPE) menunjukkan penggunaan estrogen dosis rendah maupun kombinasi meningkatkan kepadatan tulang di panggul dan tulang belakang dalam waktu 4 tahun sejak onset menopause.
Memilih pilihan terapi yang tepat tidaklah mudah dan memerlukan pemahaman dasar yang cukup, serta mengerti tujuan dan berfokus terhadap kesehatan tiap wanita. Konsultasikan dengan dokter anda untuk pencegahan sedini mungkin.
oleh : dr. Elizabeth (YoungerLooks – Integrative Anti Aging Clinic )
Pentingnya Hormon Estrogen Terhadap Kesehatan Tulang
oleh : dr. Elizabeth (Younger Looks Clinic sub anti aging)

Osteoporosis yang berarti tulang keropos, disebabkan oleh kurangnya protein dan mineral, terutama Calsium sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah/fraktur. Insiden osteoporosis ini pada wanita lebih besar daripada pria karena penyusutan tulang sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Disini estrogen berperan untuk memelihara kekuatan tulang dengan mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang dan mencegah aktivitas penyerapan tulang oleh sel-sel osteoklas. Continue reading “Pentingnya Hormon Estrogen Terhadap Kesehatan Tulang”
KADAR HORMONE TESTOSTERONE MEMPENGARUHI PENDERITA DIABETES
oleh: dr. Yesin Lae, AAM-ECARE, MM
Kendala terbesar seorang penderita diabetes adalah sulitnya mengontrol kadar gula dalam kadar normal. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya penurunan sensitifitas insulin.
untuk info lebih lanjut Continue reading “KADAR HORMONE TESTOSTERONE MEMPENGARUHI PENDERITA DIABETES”
TESTOSTERONE DAN DEPRESI PADA PRIA DIATAS 40 TAHUN

dr. Yesin Lae, AAM-ECARE, MM
Banyak pria diatas usia 40 tahun mulai lebih rentan mengalami gejala depresi namun sebagian besar tidak menyadarinya karena beberapa gejala mirip dengan sindroma kelelahan biasa. Hal ini yang di kenal sebagai depresi terselubung. Beberapa ahli mencoba mengkaitkan hal ini dengan kadar hormone testosterone dalam darah dan melakukan beberapa penelitian untuk mengungkapkan fenomena ini. Continue reading “TESTOSTERONE DAN DEPRESI PADA PRIA DIATAS 40 TAHUN”
