WANITA INI SELAMAT DARI KANKER

WANITA INI SELAMAT DARI KANKER PAYUDARA BERKAT PEMERIKSAAN GENETIK KANKER
OLEH: dr.Yesin Lae, AAM-ECARE, MM
genetic-kanker
Claudia Schloeter tinggal di Houston Amerika, adalah seorang yang sangat teguh dalam menjalankan pola hidup sehat.
Selama 18 tahun dia bekerja sebagai seorang professional trainer yang membantu orang-orang berolah raga secara benar. Dan ia sendiri berolah raga secara teratur 6x seminggu.
7 tahun yang lalu merupakan masa yang berat buat Claudia, saat suatu hari ia meraba ada benjolan dipayudaranya. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dengan mamografi dan diikuti dengan biopsi, hasilnya divonis menderita kanker payudara grade II. Continue reading “WANITA INI SELAMAT DARI KANKER”

Pentingnya Hormon Estrogen Terhadap Kesehatan Tulang

oleh : dr. Elizabeth (Younger Looks Clinic sub anti aging)

fracture_1

Osteoporosis yang berarti “tulang keropos”, disebabkan oleh kurangnya protein dan mineral, terutama Calsium sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah/fraktur. Insiden osteoporosis ini pada wanita lebih besar daripada pria karena penyusutan tulang sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Disini estrogen berperan untuk memelihara kekuatan tulang dengan mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang dan mencegah aktivitas penyerapan tulang oleh sel-sel osteoklas. Continue reading “Pentingnya Hormon Estrogen Terhadap Kesehatan Tulang”

Pentingnya Hormon Estrogen Bagi Kesehatan Tulang

Osteoporosis yang berarti tulang keropos, disebabkan oleh kurangnya protein dan mineral, terutama Calsium sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah/fraktur. Insiden osteoporosis ini pada wanita lebih besar daripada pria karena penyusutan tulang sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Disini estrogen berperan untuk memelihara kekuatan tulang dengan mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang dan mencegah aktivitas penyerapan tulang oleh sel-sel osteoklas.

Sesudah menopause, kinerja indung telur akan mengalami penurunan sehingga produksi estrogen akan berkurang. Hilangnya estrogen pada saat menopause memiliki efek yang kritis pada kepadatan tulang. Sebelum masa menopause, hilangnya massa tulang pada wanita sama dengan yang terjadi pada pria (sekitar 3-5% per dekade) dan lebih berkaitan dengan gaya hidup yang bersifat menetap. Namun, sesudah menopause, massa tulang akan hilang sekitar 2% setiap tahunnya selama 5-10 tahun dan bersifat tetap sekitar 3% per dekade setelah usia 75 tahun.

Apakah kalsium saja cukup untuk mencegah osteoporosis saat menopause ?

Tidak cukup.

Di dalam tubuh, kalsium bekerja sinergis dengan bantuan hormon estrogen dalam mempertahankan kepadatan tulang. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 1990 dalam “Journal of Investigation endokrinologis” menunjukkan bahwa suplementasi estrogen pada wanita menopause meningkatkan kadar kalsitonin dalam darah. Peningkatan kalsitonin mencegah keropos tulang pada wanita dibandingkan pada kelompok yang tidak mengambil estrogen.

Selain itu, estrogen juga berfungsi menjaga keseimbangan antara sel penghancur tulang (osteoklas) dan sel pembentuk tulang (osteoblas) pada saat proses remodelling tulang. Estrogen bekerja spesifik dengan menghambat proses resorpsi/penyerapan tulang oleh osteoklas, sehingga tulang yang sudah diserap tadi akan diisi dengan tulang yang baru.

Pada wanita menopause, dimana kadar hormon estrogen menurun, jumlah tulang yang diserap lebih besar dari jumlah tulang baru yang menggantikan. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya penurunan massa tulang yang berakibat pada osteoporosis.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan di The Journal Of Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa terdapat penurunan angka fraktur/patah tulang pada wanita post menopause yang telah diterapi estrogen dibandingkan wanita yang tidak diterapi. Perbandingan kepadatan tulang / BMD (Bone Minreal Density) pun lebih terlihat signifikan pada pasien yang sedang diterapi dibandingkan dengan yang belum pernah atau pernah terapi tapi sudah berhenti.

Studi lain yang dilakukan Women’s Health, Osteoporosis, Progestin, Estrogen (HOPE) menunjukkan penggunaan estrogen dosis rendah maupun kombinasi meningkatkan kepadatan tulang di panggul dan tulang belakang dalam waktu 4 tahun sejak onset menopause.

Memilih pilihan terapi yang tepat tidaklah mudah dan memerlukan pemahaman dasar yang cukup, serta mengerti tujuan dan berfokus terhadap kesehatan tiap wanita. Konsultasikan dengan dokter anda untuk pencegahan sedini mungkin.

oleh : dr. Elizabeth (YoungerLooks – Integrative Anti Aging Clinic )

TESTOSTERONE DAN DEPRESI PADA PRIA DIATAS 40 TAHUN

whatsapp-image-2016-09-15-at-13-03-59

dr. Yesin Lae, AAM-ECARE, MM

Banyak pria diatas usia 40 tahun mulai lebih rentan mengalami gejala depresi namun sebagian besar tidak menyadarinya karena beberapa gejala mirip dengan sindroma kelelahan biasa. Hal ini yang di kenal sebagai depresi terselubung.  Beberapa ahli mencoba mengkaitkan hal ini dengan kadar hormone testosterone dalam darah dan melakukan beberapa penelitian untuk mengungkapkan fenomena ini. Continue reading “TESTOSTERONE DAN DEPRESI PADA PRIA DIATAS 40 TAHUN”

Teknik kedokteran terbaru untuk mengatasi tanda-tanda penuaan (skin ageing)

skin-ageing

oleh: dr Rulita Irawan

Pada cerita  white snow di kisahkan ibu tiri sang putri mempunyai kebiasaan bertanya pada cermin siapakah wanita paling cantik di dunia. Pada awalnya cermin memberikan jawaban yang menyenangkan dengan mengatakan bahwa sang ibu tiri adalah wanita paling cantik,  sampai akhirnya suatu ketika sang cermin menyatakan ada wanita lain yang lebih cantik dibandingkan dirinya.  Saat hal itu terjadi, pasti sang ibu tiri mengalami kesedihan yang sangat mendalam karena kecantikannya memudar. Continue reading “Teknik kedokteran terbaru untuk mengatasi tanda-tanda penuaan (skin ageing)”