TERAPI SEL YANG MEMBUAT PENAMPILAN AWET MUDA

Oleh: Dr Yesin Lae AAM-ECARE, MM
Kemajuan ilmu kedokteran di tandai dengan berkembangnya pengetahuan tentang cara menghambat penuaan baik dari segi penampilan dan segi kemampuan fisik.
Dari sekian banyak teknik yang sering kita dengar adalah mengenai STEM SEL (SEL PUNCA). Dari beberapa penelitian terbaru memang menunjukkan bahwa stem sel ini terbukti memperbaiki kondisi tubuh dan membuatnya berfungsi lebih baik dari sebelumnya, dan pada kulit terbukti membuat kulit semakin baik tekstur dan kekenyalannya.

Kali ini kami akan membahas salah satu terapi sel yang memberikan manfaat dalam menghambat proses penuaan (anti aging), yaitu penggunaan MNC (Mono Nuclear Cells).
Mengenal lebih lanjut tentang MNC
Sesuai namanya, MNC adalah kumpulan sel dalam darah/sumsum tulang yang terdiri atas 1 inti sel (nucleus). MNC sendiri telah dipelajari lebih dari 50 tahun. Dari penelitian yang selama ini dilakukan, MNC mengandung banyak sekali jumlah sel progenitor yang bisa berdeferensiasi menjadi sel-sel lain seperti sel liver, jantung, otot, epithel, saraf dan banyak sel lainnya.
Karena sifat yang mampu berdeferensiasi secara aktif ini maka MNC banyak digunakan sebagai terapi penunjang dalam beberapa penyakit degenerative. Selain itu MNC juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan organ-organ sehingga fungsi tubuh tetap optimal walaupun usia bertambah (anti aging).
sel-sel MNC umumnya diambil dari darah tepi, dan hal ini merupakan keunggulan MNC dibandingkan terapi sel lainnya karena saat mengambil selnya tidak terlalu invasive dan sulit serta pasien bisa langsung aktivitas seperti biasa.

Efek terapi MNC pada kulit
Saat usia kita bertambah, maka kulit dan jaringan ikat dibawahnya juga mengalami penurunan. Jaringan ikat yang semula banyak dan tebal, perlahan mulai menipis dan berkurang jumlahnya. Hal ini berakibat kulit menjadi kendur dan dan mulai muncul kerutan di wajah (fine lines and wrinkles).
Pada penelitian yang dilakukan oleh ahli sel dr. Abelardo Medina dari University of British Columbia, dibuktikan bahwa MNC mampu berdeferensiasi menjadi sel epithel dan sel epithel ini mempunyai kemampuan hidup yang lebih baik dari sel sebelumnya. Beberapa pasien yang mendapatkan MNC ini juga di temukan mengalami peningkatan jumlah MMP-1 (matrix metalloproteinase) yaitu suatu matrix yang ditemukan pada jaringan ikat yang baik. Semakin banyak MMP1 maka jaringan ikat akan semakin sehat dan artinya kulit semakin kencang.
Efek terapi MNC pada tulang
Salah satu perubahan seiring dengan pertambahan usia adalah menurunnya densitas tulang dan hal ini menyebabkan perubahan bentuk tubuh, seperti tubuh cenderung bungkuk, jari-jari sendi yang menjadi kaku dan kadang bengkok.
Perubahan densitas tulang ini akan menyebabkan penurunan fungsi dan perubahan bentuk tubuh yang pada akhirnya menurunkan nilai estetika seseorang.
Penelitian yang dilakukan di fakultas kedokteran Universitas California Amerika menunjukkan bahwa MNC yang diberikan pada seseorang dengan osteoporosis sedang dan berat, menunjukkan adanya perbaikan densitas tulang dan kejadian patah tulang akibat osteoporosis berkurang secara bermakna.
Di tunjukkan pula pada penelitian ini bentuk tubuh seseorang yang mengalami perbaikan densitas tulang juga mengalami perbaikan dimana badan menjadi lebih tegap, sendi di jari-jari menjadi lebih lentur dan membuat bentuk tangan menjadi lebih baik.
Dengan beberapa hasil penelitian ini semakin menguatkan efektifitas terapi MNC pada upaya menghambat proses penuaan dimana terjadi perbaikan fungsi tubuh terutama pada perbaikan fungsi organ dalam dan juga terjadi perbaikan estetik fisik.
Mengetahui lebih lanjut mengenai cara terapi MNC klik di sini

ad sense